• Home
  • About
  • IMG_1714_1_u_l

     

    Seusai mengunjungi Air Terjun Jumog, aku dan iyunk berjalan menuju Candi Ceto. Perjalanan menuju Canti Ceto dari Air Terjun Jumog ternyata melewati kebun teh. Kemudian terus ikuti jalan naik ke atas.

     

    Lokasi Candi berada di lereng Gunung Lawu pada ketinggian 1496 m di atas permukaan laut.

     

    Kontruksi Candi Ceto bertingkat dengan tangga sempit. Terdapat gerbang-gerbang khas nya seperti pure di Bali, dan itulah yang menjadi daya tarik keindahan candi tersebut.

     

    Candi Ceto bercorak Agama Hindu yang diduga dibangun pada masa Majapahit. Banyak dan sering pengunjung yang datang kesini untuk beribadah dan bertapa.

     

    Menurut keterangan bapak penjaga candi, saat hari Minggu pengunjung candi melonjak naik hingga penuh sesak. Bahkan pengunjung harus bergaantian saat menaiki tangga menjelajah naik ke candi.

     

    Hari itu hari Sabtu, namun pengunjung pun sangat banyak, ramai sekali. Ada juga rombongan pengunjung dari bali yang sengaja datang untuk beribadah.

     

    Sebelum masuk ke candi semua pengunjung diwajibkan mengenakan kain sebagai tanda penghormatan terhadab candi yang bercorak agama Hindu ini. Dan pengunjung dihimbau untuk tidak gaduh dikarenakan selain situs bersejarah, juga terkadang adanya upacara dan ibadah di ruang candi Ceto.

     

    Dan disini pun merupakan basecamp pendakian Gunung Lawu. Konon katanya pada malam hari yang sunyi senyap di candi Ceto ini terkadang terdengar suara riuh ramai seperti orang sedang jual beli di pasar tradisional.. Hiii!

     

    Comments

    comments

    4 Responses to “Candi Ceto Karanganyar”

    1. Cethonitu artinya jelas kn y, hehe lam knal

    Leave a Reply to gustyanita pratiwi